PUISIHATI YANG TERPENDAM Oleh :siamir marulafau meskipun jasadku tak berenang di darat nafasku tersimpan di penantian sepanjang dunia tak kabur mengucap selamat cinta dan kasihku terkenang jua petanda sanubariku bersemayam dalam darah mengingat daun-daun berjatuhan di aras-Nya,Allah tega sungguh tak mengenang apa salah nan sepatah
PuisiTentang Perasaan Terpendam 2 Bait 13 Baris Oleh Sitjar Waktu begitu cepat, Membawa kita kembali menjadi asing. Pertemuan, Tinggal kenangan yang kubutuhkan. Kekuatan waktu mengalahkan keinginan. Hidup adalah petualan Tulisan serupa : Kemayu Bertemu Sang Mentari Kamu Dan Kenangan DI BINGKAI LUKISAN SORE Kenangan Senja di musim yang lalu
CINTAYANG TERPENDAM Oleh: Rifat nabilah Aku selalu melihatmu bertahta dihadapanku melihat semua bagaimana cerdasnya dirimu tegapnya tubuhmu wanginya aroma parfummu membuatku terlena akan dunia mata ini tak mampu menahan untuk menatapmu jantungku berdetak lebih kencang saat berada didekatmu namun aku tak juga ungkapkan itu
Memendamperasaan Sangat memilukan Laayaknya pekerjaan harus dituntaskan Agar rasa tenang didada Begitu juga dengan perasaan Harus di nyatakan Tapi apa daya Dia miliknya Milik yang lain Yang jadi penjaga hatinya Aku hanya memendam Rindu yang teramat Terombang-ambing pikiran Tapi apadanya tangan tak sampai Dan entah sampai kapan Rindu ini terpendam
Sakityang telah lama terpendam, semakin lama semakin besar. Mohon tunggu Kategori. Fiksiana . Fiksiana Tak Ada Puisi Malam Ini; Hari Ini Kita Cerita tentang Terasering Panyaweuyan; Puisi: Tri, Kenangan Ini Vulgar/menimbulkan perasaan tidak nyaman (pornografi, darah, data privat, dsb)
xXZyj. Puisi rindu kepada kekasih adalah salah satu bentuk ungkapan perasaan yang sangat romantis dan dalam. Dalam puisi, kita dapat mengekspresikan perasaan rindu yang tak terungkap dengan kata-kata yang indah dan memikat. Puisi rindu ini seringkali menggambarkan perasaan sendiri, ketika kita merindukan seseorang yang sangat dicintai dan merasa hilang tanpanya. Ekspresi rindu kepada kekasih seringkali dapat menggambarkan bagaimana sang penyair merasa begitu kangen dan membutuhkan kehadiran orang yang dicintainya. Puisi rindu kekasih dapat menjadi terapi bagi sang penyair untuk memproses perasaannya dan mempertahankan koneksi emosional dengan JawabanDi ujung hariku, aku terdudukMenanti jawaban dari sanubari yang dulu pernah berbicaraMenunggu suara yang dulu pernah membahagiakanMenunggu tatapan yang dulu pernah membuatku tersenyumTapi saat ini hanya keheningan yang menyambutkuSunyi menggantikan suara yang dulu pernah mengisi ruangKesepian menggantikan tatapan yang dulu pernah membuatku bahagiaMenunggu jawaban dari hatimu, bagaimana kabarmu?Aku tak tahu harus berbicara apa lagiAku tak tahu harus meminta apa lagiAku tak tahu harus memohon apa lagiHanya menunggu jawabanmu, itulah yang kuinginkanTak ada yang bisa membuatku lebih indah daripada jawabanmuTak ada yang bisa membuatku lebih bahagia daripada suaramuTak ada yang bisa membuatku lebih lengkap daripada tatapanmuMenunggu jawaban dari hatimu, itulah yang kuinginkanDi ujung hariku, aku terdudukMenanti jawaban dari sanubari yang dulu pernah berbicaraMenunggu suara yang dulu pernah membahagiakanMenunggu tatapan yang dulu pernah membuatku Rindu Tak TerungkapRindu tak terungkapTerpendam dalam hatikuMenanti jawabanmuYang mungkin tak kan datangBerdebar-debar aku menungguMengharapkanmu kembaliNamun kenyataan tak berpihakMembuat rinduku terasa makin dalamAku tak tahu harus bagaimanaUntuk mengungkapkan perasaan iniHanya doa yang tersisaSemoga kau tahu rinduku padamuTapi terkadang takdir memang begituMenjauhkan kita dari yang kita rindukanNamun rasa rindu tak akan pernah hilangTerpendam di dalam hati "Rindu Terpendam" Rindu terpendam dalam hatikuMenunggu jawabanmu yang tak datangMembuat hati ini terasa sakitMengingatkan aku pada kenangan indahKau yang pernah menjadi bagian hidupkuKini tak lagi ada di sisikuNamun rindu ini tak pernah hilangTerpendam dalam hati, tak pernah terucapAku tak tahu harus bagaimanaUntuk mengungkapkan rasa iniTapi aku yakin, rindu ini takkan pernah hilangWalau kau sudah tak lagi adaAku akan selalu menunggumuMeski harus beribu tahun lamanyaKarena rindu ini tak akan pernah matiTerpendam dalam hati "Menanti" Menanti jawaban dari hatimuMenanti tibanya hari yang indahMenanti kembalinya kenangan kitaMenanti kabar dari sang kekasihMenanti hari bahagia bersamamuMenanti kembalinya senyumanmuMenanti kabar baik dari dirimuMenanti kembalinya kebahagiaan kitaWalau waktu terus berjalanMenjauhkan kita satu sama lainNamun rasa rindu tak pernah lenyapMenanti kembalinya kenangan indahDan aku akan selalu menunggumuMeski harus beribu tahun lamanyaKarena aku yakin, kita akan bertemuMenjalani kebahagiaan yang Di Tepi SenjaDi tepi senja, kita berdua duduk,Menikmati sinar matahari yang perlahan langit yang biru muda, bersama angin yang aroma tanah yang bernyanyi dalam bicara tentang masa lalu, dan masa depan yang akan impian-impian kita, dan harapan yang tidak pernah cinta kita, yang begitu kuat dan tak rasa sayang yang tidak pernah padam, meski waktu tepi senja, aku merasa bahagia seperti di sini, di tengah keindahan alam yang tak merasa diterima, dan dicintai, seperti yang merasa aman, dan damai, seperti di bahagia yang tepi senja, kita berdua memeluk satu sama kehangatan yang membakar, dan menyentuh satu sama lain, dan tersenyum, tanpa harus malam yang datang, dan harapan yang tidak Kapan berjumpa?Hatiku terasa kosongTak berdaya menahan rindukuUntuk kembali bersamamuSetiap hari terasa lamaTanpa cahaya senyummuRinduku membakar hatiMenunggu waktu berjumpaKau selalu ada dalam mimpiMenari bersamaku di alunan laguNamun ketika terbangun nyataHanya kosong tanpa dirimuBagaimana ku bisa bertahanMenghadapi hari tanpamuRinduku tak bisa diredamHanya menunggu kapan berjumpaMenanti waktu bersama lagiDengan harapan yang tak kendurMenemukanmu disanaDi tepi senja, di pelukan cinta."7. hari Terasa lamaHari terasa lama,Tanpa dirimu di sisikuRindu yang terpendam,Menyapa jiwa dan hatikuBagaikan hujan yang turunMenenggelamkan segala dustaRindu yang kian membuatkuTerpaku dan terjebak dalam kesunyianTak berkesudahan harapku,Menantikan kembalimu di sisikuSampai kapan ku harus menungguHingga kau kembali pada dirikuMenjelang senja yang indahKuingat rindu yang menyakitkanBagaikan api yang terus membaraMenyalakan harap yang tak pernah Datanglah,Bawa bahagia dan kedamaian,Datanglah,Melenyapkan rasa rindu malam tiba,Datanglah,Menghangatkan hati yang harum bunga dan pelukan,Datanglah,Menjadi penerang dalam pelabuhan bagiku,Datanglah,Menjadi pelukan paling jawaban untuk rindu,Datanglah,Menjadi kenyataan bagai rindu ku terus bertanyaApakah engkau pun merasakan samaWaktu terasa sangat lamaSaat kita tak saling bertemuBagaimana kabarmu saat iniApakah masih bersinar senyummuAtau sudah pudar oleh kesepianKu harap itu tak terjadiKarena rindu ini terasa sangat pedihMenyiksa hati dan mengiris jiwaBagaimana ku bisa bertahanTanpa kasihmu yang menyemangatiDatanglah kembali ke dalam pelukankuAgar rindu ini terobatiKita bersama menjalani masa depanDalam cinta yang tak pernah padam10. MimpiMimpi, bagai angin yang berhembusMenggugah rasa yang terpendamMenggambarkan wajahmu yang dicariDalam setiap langkah, selalu dirinduiBagaikan hujan yang jatuh dari langitMenyegarkan jiwa yang kini letihMenyirami rindu yang tak pernah padamUntuk bertemu denganmu, si dia yang dicintaiMimpi, bagai cahaya yang membawa harapanMenuntun jalan untuk kembali bersamaMenghangatkan hati yang tersayu dan gelisahDalam rindu, aku terus menantiMenunggu saat kita bisa bersamaMenikmati kehangatan dan cintaMenikmati indahnya bersama dalam rinduDi saat kita bertemu, di tepian hati ini selalu ada rasa rinduUntukmu kekasih yang pergi jauhMencari pelukan dan senyummuNamun hanya mimpi yang kutemukanMenanti hari bersamamu lagiBersama merasakan kebahagiaanTapi mengapa waktu terasa lambatRindu ini terasa semakin membaraMenunggu jawaban dari dirimuBagaimana kabarmu di sanaAku tak akan berhenti menantiSampai kau datang dan memelukkuOh kekasih, datanglah segeraHapuslah rasa rindu yang membaraBiarkan aku merasakan hangatnya pelukanMenjadi satu denganmu, beberapa puisi tentang rindu kepada kekasih. Semoga puisi-puisi tersebut dapat membantu mengekspresikan perasaan rindu yang terpendam dalam betapa menyakitkan rasa rinduku ini, memikirkanmu setiap hari tanpa bisa meraihmu. Bayanganmu selalu saja terlintas di pikiranku dan hatiku terasa kosong tanpa hadirmu bisa kulupakanmu? Bagaimana bisa kubuang jauh-jauh perasaan ini? Tapi, aku tahu, aku harus bersabar, menunggu saat-saat yang tepat untuk kita harap suatu saat nanti, aku dapat merasakan kehangatanmu lagi, mendengar suaramu yang lembut dan merasakan kehangatan ciumanmu. Hingga saat itu tiba, aku akan tetap memikirkanmu dan menunggumu.
– Ini adalah Puisi Tentang Perasaan Yang Terpendam, dari puisi memendam rasa, puisi tentang rindu yang terpendam, puisi tentang perasaan ku kepada seseorang, sampai puisi tentang perasaan kecewa. Juga puisi puisi ini adalah puisi cinta yang terpendam. Berikut puisi ini juga yang dapat menjadi contoh bagaimana cara menulis puisi tentang perasaan yang terpendam dan perasaan kecewa, baik cinta maupun rahasia dan kepada sahabat. Puisi ini diambil dari Buku Kumpulan Puisi “Serdadu Rasa” Karya Yoga Pratama. Puisi ini juga sebagai salah satu media pembelajaran contoh cara menulis puisi tentang persaan, cinta dan kasih yang keterkaitan lainnya. Kumpulan Puisi Tentang Perasaan Yang Terpendam Berikut contoh contoh puisi tentang perasaan yang terpendam karya Yoga Pratama Batu Nisan, Bunga Kamboja, dan Diriku di kota ini hari-hari adalah deburan ombak dari kapal-kapal bersandar yang sendu dinantikan kepulangannya suara azan sampai ke langit lebih lagi ombak dilautan berzikir pepohonan bermunajat suaranya nyaring senada dan merdu akupun bertanya apakah ini puisi terakhirku? Lukisan warna nasib yang kumal bersajak kehilangan dan air mata kepergian atau kata-kata yang tertulis ini merupa sebagai desir darah di jantung puisi yang tak henti-hentinya kau baca menjelang kematian kata dan rasa tenang saja jika seandainya benar esok aku tak lagi bernyawa ini bukanlah puisi terakhirku karena di tempat peristirahatan yang indah itu di mana batu nisan, bunga kamboja, dan diriku menjadi satu menjadi puisi terakhir yang kutulis bersamamu. Perjumpaan di antara yang akan Pergi Ketika kau tutup sebuah buku pastikan kau sudah membaca semua isinya dan kau telah menemukan dunia yang baru yang belum kau ketahui selama ini. Lalu percakapan demi percakapan isyarat perpaduan bibir, lidah, dan gigi yang menguntai koor lirik pikiran maka selamilah, atas apa yang akan terlahir dari ingatan. Mengeja takdir ruhku gemetar menghitung waktu mencoret tanggal-tanggal di antara siapa yang lebih dulu kupinang kamu atau kematian. Jatuh Cintalah Padaku Jatuh cintalah padaku maka akan kutulis dirimu di dalam suatu bait cerita, puisi, ataupun keluh kesahku pada kertas kan kujadikan kamu bagian-bagian dari isi perpustakaan serta di antara tumpukan-tumpukan kata di setiap toko buku. Undangan Pernikahan Suaranya serak semacam radio kusut tak enak didengar telinga tapi penting untuk dinanti. “a.. aa.. aaa..” diulang terus menerus suara perempuan itu terbata-bata. Lama kekasih pria menunggu si perempuan tetap tak terdengar jelas. 15 menit berlalu si perempuan pun mulai tenang kuat hatinya seperti baja lalu ia lanjutkan cerita. Panjang lebar ia sampaikan si pria menaruh harapan. Giliran waktu serius si pria terkejut dan menjerit bak benda tajam menghunus. Di awali dengan doa dan ia tenggak racun serangga undangan pernikahan mengakhiri nyawa. Celaka? Apa kau tahu bentuk dosa dan rindu? Selain mengetahui berapa kali dalam sehari dedaunan gugur dan patahnya ranting-ranting pepohonan. Apakah kau tahu bentuk kekal oleh hasrat dan rasa malu? Selain berharap pada masa lalu dan mencintai kehilangan. Apakah kau tahu berapa jumlah rintik hujan? Selain pohon-pohon yang tumbuh serupa lelatu dan mencintai dengan kesombongan. Apakah kau tahu itu? Jika kau mengetahuinya itulah celaka yang sedang dipertanyakan. Ritual Dalam sebuah rencana ke pelaminan misalnya di antara yang tak pernah bisa dipahami kebiasaan dari para leluhur mengunjungi makam meminta restu. Dalam sebuah permohonan ke pelaminan misalnya entah apa yang dinego antar ke dua calon mempelai dan pihak keluarga soal mahar biasanya. Dalam sebuah rencana dirikan pesta misalnya kebiasaan di zaman apa lagi ini pesta besar, makan besar, hingga biduan yang berdada besar di sajikan ke para tamu undangan. Mungkinkah ini ritual? saat saat dokter muda itu menyatakan aku terkena typus, saat itu juga aku takut pulang ke rumah, dan kau tawarkan rumahmu untukku singgah beserta obatnya, kau memintaku untuk membayarnya hanya dengan setia Ini tentang kamu sebenarnya aku tak pandai untuk menulis puisi apalagi tentang cinta, aku hanya penggerutu yang masih malu-malu menjadi diriku seutuhnya hanya saja, kau terlalu kuat untuk menguatkanku, menguatkan untuk tetap bertahan dan percaya dengan yang namanya cinta ataukah memang ini karena kau yang teramat setia lalu apa yang kau cari dariku; sekedar kata-kata yang kau nantikan setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah menurutmu kata-kata dariku melebih uang saku yang diberikan ibumu; dan saat itu aku baru percaya kamu sedang mengelabuhiku. Metafora Rasa Kamu, serupa hitam kopi di antara belukar hutan hujan tropis yang ranum bermekaran namun meninggalkan kerapuhan. Kamu, benalu rasa yang takkan pernah bisa habis menjelma seganas-ganasnya kuda. Oh, kamu... yang lara mengadu kebohongan rindu. Aku sedang mencari namamu, di bait buku puisi lamaku Aku sedang mencari namamu, di bait buku puisi lamaku siapa tahu aku pernah menulisnya namun saat ini aku lupa di mana buku puisi itu? Aku sedang mencari namamu, di bait buku puisi lamaku kalau tak salah dulu aku pernah melihatkannya padamu di dalam angkutan kota yang mengantar kita ke sekolah. Aku sedang mencari namamu, di bait buku puisi lamaku tapi aku benar-benar lupa di buku yang mana? Ah ya, akhirnya aku ingat namamu yang pernah ada di bait puisi lamaku itu aku ingat sekarang puisi itu telah lama kulenyapkan tak perlu kamu mampir lagi ke sini untuk kembali dibuatkan puisi aku sudah lupa berpuisi tentangmu seperti apa? Baca Puisi Untuk Hari Ibu Dari Kumpulan Puisi Tentang Ibu Itulah contoh contoh puisi tentang perasaan yang terpendam. Semoga kita bisa menikmati setiap bait puisi yang ditulis. Sekian informasi yang bisa disampaikan. Semoga puisi ini bermanfaat. Terimakasih. Salam.
Puisi perasaan cinta yang terpendam adalah kata-kata puisi cinta yang terpendam dan puisi tentang hati dan perasaan menjelaskan tentang rasa cinta yang terpendam kepada orang cerita lengkap puisi tentang perasaan cinta yang terpendam yang diterbitkan apakah bercerita seperti puisi tentang perasaan ku atau puisi cinta dalam dia atau tentang puisi pengagum dalam lebih jelasnya puisiperasaan yang terpendam disimak saja puisi perasaan yg terpendam dibawah ini berjudul dekat tanpa ikat.🍁 Dekat Tanpa Ikat 🍁Oleh NeZeeSemesta telah membuat kita semakin dekatBerada dalam sebuah simpul yang begitu eratBulir kasih dan cemburu mengendap begitu pekatNamun, tak ada ikrar jika kita sudah terikatUntaian kasih kau tuangkan padakuDi antara rajutan kisah yang terlihat semuUntuk apa semua benih rasa kau tebar?Jika di hatimu aku masih terasa samarKali ini ku meminta sebuah jawab padamuIstimewakah aku di hatimu?Jika memang tak ada rasaBiarkan harapku padamu hilang binasaBandung, 2 Oktober 2020 🍀
Puisi cinta yang cerita puisi perasaan cinta yang terpendam dalam bait puisi tentang cinta yang dipublikasikan berkas sama halnya dengan puisi tentang perasaan cinta yang terpendam dalam hati atau puisi cinta rindu yang terpendam, Untuk lebih jelasnya, disimak saja berikut ini, contoh puisi tentang cinta yang CINTA YANG TERPENDAMOleh RahmaPerasaan ini telah terselipDi antara derasnya air hujanAku hanya mampu menatapSang pujaan hati lewat rasaYang terpakuAkankah dia merasakan yangSama,seperti yang kurasa ?Akankah emas permata sudiMenghampiriku ?Entahlah...!!Cinta....Perasaan ini begitu bergeloraNamun hanya bisa terpendamBersama asa yang tak pastiBibirpun tak sanggup menyunggingSebait kata tentang perasaankuKini 'ku hanya bersila di antaraSumber niaga dan melantunkanDengan berpuisi yang hanyaAku,jiwa dan hatiku yang mengertiCinta yang terpendam.....Begitu pedih menyayat hatiTerasa pilu tuk menahan tentangPerasaankuNamun tak sanggup 'ku tuturkanKarna,paras tak secantik putri keratonDan harta tak sekaya bansawan'Ku hanya memiliki hati setulus danSebening yang 'ku milikiYa...Cinta takkan pernah samaTak mungkin berpihak padaYang layuDan takkan singgah di hati yang piluBegitulah perasaanku dalam cintaYang tentang Puisi cinta yang terpendam, baca juga puisi ungkapan cinta yang terpendam dan puisi cinta singkat atau puisi perasaan cinta yang terpendam telah diterbitkan sebelumnyaSemoga Puisi cinta yang terpendam dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi ungkapan hati untuk seseorang ataukah puisi tak berani mengungkapkan cinta
Puisi tentang Perasaan yang Terpendam, Foto Unsplash/Kelly SikkemaPuisi tentang perasaan yang terpendam dapat digunakan untuk mengutarakan rasa yang sudah lama tersimpan di dalam hati untuk orang yang perasaan cinta merupakan sebuah siksaan yang menyakitkan. Semua orang menginginkan cintanya Puisi tentang Perasaan yang Terpendam Puisi tentang Perasaan yang Terpendam, Foto Unsplash/Kelly SikkemaBerikut ini 4 puisi tentang perasaan yang terpendam mengutip dari buku yang berjudul 100 Puisi Cinta yang ditulis oleh Aksara Mencintai dalam DiamSosokmu masih dalam bayangankuTerlintas seketika dalam otakku Perasaan ini tak bisa diwakilkan Rasa yang tak pernah ada kini menjadi nyataDulu aku takut jatuh cintaKarena diriku tahu bahwa mencintai itu tak lupa menabur lukaNamun sekarang kala melihatmu aku pun menghilangkan rasa ituMungkin lebih baik mencuri pandang denganmu cara halus untuk aku mengagumimuSemakin kau susah untuk dilupakan Semakin besar pula rasa yang tertekanBatin ini meronta entah mengapa kehadirannya membuatku gilaTak seharusnya perasaan ini adaKalimat mencintai dalam diam mungkin terdengar sama dengan keadaanku sekarangEntah apa yang dipikirkan olehnya tentangku Sungguh aku tidak perduli2. Cinta Secara DiamDalam aksara dan dalam nyanyian Memerdu cinta walau angin dingin Udara sempit dan menyesakkan Oleh dingin menjadi kian sunyiAku mencintaimu dengan perasaan Dalam pandangan yang tak lamaDalam rasa yang begitu sederhana Melalui pertemuan biasa tapi dengan getaran tak biasaDengan sederhana, dengan tanpa alasanAku mencintaimu dalam puisiDalam kata-kata yang menyembunyikan Dalam kata-kata yang menyampaikan Semua kata yang mengungkapkan Hatiku yang timbunan perasaan Dalam diam yang diam-diam mencintai seseorang3. SalahkahApa pun yang ada pada dirimu aku sukaMenyukaimu adalah hal yang mudah dalam hidupku Semua tentangmu dengan mudahnya terekam otakkuTatapan matamu bagaikan sihir untukku Senyumanmu menjadi candu bagikuCaramu berbicara membius seluruh tubuhkuTidak akan memaksamu menyukaikuKarena mudahnya menyukaimu tak semudah memilikimuJika kamu merasa aku menyukaimuKamu tak perlu bersusah-payah memaksa hatimu menyukaikuTak perlu juga berusaha menghindariku4. Di PersimpanganDi persimpangan kita berjumpaWalau harus berperang dengan debar di dadaDan hanya kau balas lirikan mataKarena kau memang orang tak Itulah 4 puisi tentang perasaan yang terpendam sebagai ungkapan isi hati.
puisi tentang perasaan yang terpendam