Watch on. Kendati kalangan bangsawan, keluarga Cut Nyak Dien dikenal sebagai keluarga yang sangat taat melaksanakan perintah atau syariat Islam. Oleh sebab itu, sejak dini Cut Nyak Dien sudah dibekali dengan ilmu agama oleh keluarganya. Masa perjuangan Cut Nyak Dien dimulai sejak 26 Maret 1873. Kala itu Belanda telah menyatakan perang kepada Aceh.
Cut Nyak Dien adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang terkenal karena keberaniannya dalam memimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda di Aceh pada abad ke-19. Nama “cut” adalah panggilan untuk perempuan bangsawan di Aceh, sementara “nyak” adalah gelar kehormatan untuk perempuan.
Wisata Ziarah Waliyuallah (wali Allah) dan ziarah religi Sumedang tidak bisa lepas dari tokoh pahlawan wanita, Cut Nyak Dien. Mengapa Cut Nyak Dien merupakan waliyuallah karena jihadnya membebaskan tanah Aceh dari penjajah. Bukti tersebut tertulis pada makam Cut Nyak Dien di Sumedang ini. Ornamen di sisi depan makam Cut Nyak Dien berbentuk
Semangat juang perlawanan Cut Nyak Dien bertambah kuat saat Belanda membakar masjid yang berada di Aceh. Dengan semangat menyala, beliau mengajak seluruh rakyat Aceh untuk berjuang. Saat Teuku Ibrahim gugur, di tengah kesedihan beliau bertekad untuk meneruskan perjuangan. Dua tahun setelah kematian suami pertamanya tepat pada tahun 1880.
Namun pada akhirnya pasukan Belanda yang didukung kekuatan dan senjata lengkap, menangkap Cut Nyak Dien. Cut Gambang berhasil kabur lari ke hutan. Reorientasi. Gubernur Aceh Ali Hasan mengajukan pemberian gelar Pahlawan untuk Cut Nyak Dien Attas jasa-jasanya melawan Belanda. Pemerintah Soekarno memberi penganugerahan pada tanggal 2 Mei 1964.
51mss.
puisi cut nyak dien